Jepara – KeMANGTEER. Habitat mangrove adalah ekosistem unik yang ditemukan di daerah pesisir tropis dan subtropis, tempat pertemuan antara daratan dan lautan. Ciri khasnya adalah adanya tanaman mangrove yang mampu bertahan hidup di lingkungan yang tergenang air laut secara berkala, termasuk kondisi air asin (terpengaruh pasang dan surut air laut).
Lokasi Umum Hutan Mangrove
- Muara sungai – Tempat air tawar dari sungai bertemu dengan air laut.
- Tepi laut atau pantai berlumpur – Terutama yang terlindung dari ombak besar.
- Laguna dan teluk – Daerah perairan tenang yang cocok untuk pertumbuhan mangrove.
- Daerah rawa pasang surut – Di mana tanah tergenang air laut secara periodik.
Sebaran Global
Tersebar di wilayah tropis dan subtropis dunia, khususnya antara 23,5° LU dan 23,5° LS.
Negara-negara dengan hutan mangrove luas: Indonesia, Brasil, Nigeria, Australia, dan India.
Di Indonesia: Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, dan dapat ditemukan di hampir semua pulau besar, seperti: Sumatera (pesisir timur dan barat) Kalimantan (terutama Kalimantan Barat dan Selatan) Jawa (pesisir utara) Sulawesi Papua Nusa Tenggara, dan Maluku.
Syarat Tumbuh Mangrove
- Tanah berlumpur atau berpasir lembut.
- Air payau (campuran air laut dan air tawar).
- Terkena pasang surut secara berkala.
- Iklim hangat dan lembap.
Kesimpulan
Jadi, hutan mangrove tumbuh di daerah pantai yang basah, berlumpur, dan terkena pasang surut air laut, terutama di kawasan tropis seperti Indonesia. (ADM).