KeMANGTEER adalah Komunitas Relawan Mangrove Indonesia yang bergerak atas dasar kepedulian, kesukarelaan, dan semangat menjaga ekosistem mangrove serta masyarakat pesisir. Di tengah ancaman kerusakan mangrove, abrasi, erosi, perubahan iklim, dan berbagai tantangan masyarakat pesisir, KeMANGTEER hadir sebagai ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar, bergerak, dan berkontribusi nyata untuk masa depan pesisir Indonesia.
Mengapa Harus Menjadi KeMANGTEER?
- Menjadi bagian dari KeMANGTEER berarti ikut terlibat dalam gerakan nyata untuk menjaga mangrove, pesisir, dan masyarakat pesisir Indonesia. KeMANGTEER menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk belajar, bergerak, berjejaring, serta berkontribusi dalam isu lingkungan secara sukarela dan bermakna.
- Melalui KeMANGTEER, anggota tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga ikut membangun kesadaran publik tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan, perlindungan pesisir, keanekaragaman hayati, dan masa depan lingkungan Indonesia.
Apa yang Didapatkan dengan Menjadi KeMANGTEER?
Dengan menjadi anggota atau relawan KeMANGTEER, kamu dapat memperoleh:- Pengalaman langsung dalam kegiatan pelestarian mangrove dan lingkungan pesisir.
- Pengetahuan tentang ekosistem mangrove, konservasi, edukasi lingkungan, dan isu masyarakat pesisir.
- Kesempatan mengikuti kegiatan edukasi, kampanye, aksi bersih pesisir, penanaman, pemantauan, dan pendampingan masyarakat.
- Jejaring pertemanan dan kolaborasi dengan relawan, komunitas, akademisi, lembaga, dan mitra yang peduli terhadap mangrove.
- Ruang untuk mengembangkan kemampuan organisasi, kepemimpinan, komunikasi, publikasi, dokumentasi, kerja tim, dan pengelolaan program. Kesempatan berkontribusi nyata bagi lingkungan, masyarakat pesisir, dan masa depan mangrove Indonesia.
- Kebanggaan menjadi bagian dari gerakan relawan mangrove Indonesia yang bergerak secara sukarela, swadaya, non-profit, dan berbasis komunitas.
- Memiliki kesempatan bergabung dalam jejaring mangrove yang luas dan bekerja bersama ekosistem organisasi yang bergerak di bidang konservasi, bisnis, edukasi, riset, pendampingan, serta pengembangan mangrove, seperti KeSEMaT, IKAMaT, KeAMaT, IKLIMaT, dan KeMANGI, yang telah memiliki reputasi nasional maupun internasional.
Tahapan Pendirian KeMANGTEER Regional
1. MengumpulkanTim Awal
Kumpulkan minimal tiga orang yang memiliki kepedulian terhadap mangrove dan masyarakat pesisir. Tim awal ini akan menjadi penggerak utama dalam proses pendirian KeMANGTEER Regional di kotamu.2. Terhubungdengan KeMANGTEER Indonesia
Ikuti akun Instagram resmi @KeMANGTEER sebagai pusat informasi dan koordinasi nasional. Setelah itu, kampanyekan isu mangrove melalui media sosial pribadi sebagai bentuk awal kontribusi sebagai bagian dari gerakan KeMANGTEER.3. Menentukan Identitas Regional
Tentukan identitas regional dengan format tiga huruf singkatan kota. Contohnya:- KeMANGTEERJKT untuk Jakarta
- KeMANGTEERMLG untuk Malang
- KeMANGTEERSMG untuk Semarang
4. MelakukanMeet Up dan Launching
Adakan meet up dan launching di lokasi favoritmu, terutama di tempat yang relevan dengan isu lingkungan, pesisir, atau kawasan mangrove. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperkenalkan KeMANGTEER Regional kepada publik dan calon relawan.5. Membentuk Kepengurusan
Bentuk struktur kepengurusan minimal yang terdiri dari:- Ketua
- Sekretaris
- Bendahara
6. Fasilitas dari KeMANGTEER Indonesia
Admin KeMANGTEER akan membantu menyiapkan identitas dan kebutuhan awal regional, meliputi:- Email resmi regional
- Akun Instagram resmi regional
- Username dan password akun
- Logo KeMANGTEER Regional
- Panduan merek
- E-book mangrove
- Kaos mangrove untuk para pendiri
- Sertifikat pendirian
7. Menjaga Identitas Visual
Gunakan warna utama hijau dan putih untuk menjaga identitas visual KeMANGTEER. Warna ini menjadi bagian penting dari keseragaman merek dan semangat gerakan relawan mangrove Indonesia.8. Menyusun ProgramKerja
- Susun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal, budaya daerah, dan kondisi kawasan mangrove di kotamu. Program dapat berupa edukasi mangrove, kampanye lingkungan, aksi bersih pesisir, penanaman, pendampingan masyarakat, atau kolaborasi dengan komunitas lokal.
- KeMANGTEER Regional juga dapat mengampanyekan mangrove melalui berbagai cara kreatif dan ide menarik, seperti penjualan berbagai macam suvenir mangrove, pengelolaan kegiatan edukatif, serta menjadi tenaga pendamping dalam kegiatan penanaman dan pemantauan mangrove.
- Dalam pelaksanaannya, KeMANGTEER Regional dapat bergerak bersama jaringan KeMANGTEER lainnya, yaitu KeSEMaT, KeMANGI, IKLIMaT, KeAMaT, dan IKAMaT, terutama dalam kegiatan pendampingan, penanaman, pemantauan, edukasi, dan penguatan gerakan mangrove di Indonesia.
Prinsip Gerakan
KeMANGTEER bergerak secara non-profit, swadaya, sukarela, dan berbasis komunitas. Pendanaan kegiatan berasal dari kontribusi anggota, dukungan mitra, serta jejaring mangrove yang sejalan dengan nilai-nilai KeMANGTEER.Publikasi Kegiatan
- Setiap kegiatan dianjurkan untuk didokumentasikan dalam bentuk artikel, reportase, foto terbaik, poster, press release, atau laporan singkat kegiatan.
- Materi publikasi dapat dikirimkan ke jaringan publikasi KeMANGTEER agar gerakan lokal dapat menginspirasi masyarakat lebih luas.